JAKARTA | Karyanesia.com – Kabupaten Teluk Bintuni patut berbangga. Yohana Ester Mecibaru, gadis asal Teluk Bintuni, menjadi perwakilan Papua Barat dalam ajang Pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia 2026 (PPBI 2026) yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta.
Ajang bergengsi ini menjadi panggung bagi generasi muda untuk menampilkan pesona fashion berbasis wastra, kearifan lokal, dan kekayaan budaya Nusantara.
Keikutsertaannya bukan sekadar kompetisi. Ia membawa misi besar untuk memperkenalkan identitas budaya 7 Suku asli Teluk Bintuni ke kancah nasional.
Dimana menjadi harapan, agar langkahnya dapat menginspirasi anak-anak muda asli 7 suku di Teluk Bintuni untuk berani tampil dan memanfaatkan ruang di tingkat daerah hingga nasional sebagai media promosi budaya daerah.
“Melalui ajang ini saya ingin mendorong anak muda 7 suku di Teluk Bintuni untuk berani bermimpi dan memperkenalkan kekayaan budaya kita,”Ujar Ester Mecibaru.
Dari pengalaman Ester Mecibaru di panggung nasional, mengajak generasi muda Indonesia dan seluruh perwakilan provinsi di ajang PPBI 2026 untuk bersama-sama mendukung agar budaya 7 suku Teluk Bintuni semakin bersinar dan dikenal di seluruh Nusantara.
Dukungan untuk Ester dapat diberikan melalui sistem voting dengan memindai barcode yang tertera pada poster resmi. Setiap donasi Rp10.000 bernilai 1 poin, dan nominal lebih besar akan memperoleh poin sesuai ketentuan.
Perolehan poin ini menjadi penentu Fast Track menuju Top 6 Grand Final. Dukungan ini sangat berarti untuk meraih Fast Track menuju Top 6 Grand Final PPBI 2026. Sekecil apapun dukungan menjadi semangat bagi Ester Mecibaru untuk membawa nama Papua Barat, secara khusus Kabupaten Teluk Bintuni, Tanah Sisar Matiti dengan khas budaya 7 suku dengan bangga.
Adapun giat Grand Final Putra Putri Budaya Indonesia 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Grand Ballroom Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat.
Momentum Acara puncak ini akan dihadiri oleh Ketua DPD RI / Pembina Putra Putri Budaya Indonesia, Dr. (H.C.) Sultan Baktiar Najamudin,S.Sos.,M.Si., serta perwakilan dari Kementerian Kebudayaan RI.
Bagi Ester Mecibaru, generasi muda asli 7 Suku Teluk Bintuni, memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan budaya.
Keterlibatan anak muda dalam ajang kebudayaan adalah kunci agar seni, tradisi, dan nilai-nilai luhur daerah tetap hidup, berkembang, dan diwariskan.
Mengingat, generasi muda memiliki peran penting untuk menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas. [Ian/Red]
